15 Jenis Sarung Tangan Safety dan Fungsinya untuk Berbagai Pekerjaan

Tangan menjadi bagian tubuh yang paling sering terpapar risiko saat bekerja. Mulai dari benda tajam, panas, bahan kimia, hingga aliran listrik dapat menyebabkan cedera serius jika tidak menggunakan alat pelindung yang sesuai.

Karena itu, memilih jenis sarung tangan safety tidak boleh asal. Setiap pekerjaan memiliki potensi bahaya yang berbeda sehingga membutuhkan material dan tingkat perlindungan yang berbeda pula.

Artikel ini membahas berbagai jenis sarung tangan safety yang umum digunakan di industri, konstruksi, bengkel, laboratorium, hingga pekerjaan kelistrikan.

1. Sarung Tangan Katun (Cotton Gloves)

Sarung tangan katun digunakan untuk pekerjaan ringan yang tidak melibatkan bahan berbahaya.

Fungsi:

  • Melindungi tangan dari debu dan kotoran ringan
  • Mengurangi gesekan saat memindahkan barang
  • Menjaga kebersihan produk saat handling

Cocok untuk:

  • Gudang
  • Logistik
  • Pengemasan barang

2. Sarung Tangan Karet (Rubber Gloves)

Terbuat dari karet alami atau sintetis yang tahan terhadap air dan cairan ringan.

Fungsi:

  • Melindungi tangan dari air
  • Mengurangi kontak langsung dengan cairan pembersih
  • Menjaga kebersihan saat bekerja

Cocok untuk:

  • Cleaning service
  • Industri makanan
  • Pekerjaan sanitasi

3. Sarung Tangan Latex

Latex memiliki tingkat elastisitas dan sensitivitas yang tinggi sehingga nyaman digunakan untuk pekerjaan detail.

Fungsi:

  • Menjaga higienitas
  • Mencegah kontaminasi silang
  • Memberikan kontrol gerakan tangan yang baik

Cocok untuk:

  • Klinik
  • Rumah sakit
  • Laboratorium

4. Sarung Tangan Nitrile

Nitrile merupakan alternatif latex yang lebih tahan terhadap minyak dan bahan kimia tertentu.

Fungsi:

  • Melindungi dari oli dan grease
  • Tahan terhadap beberapa bahan kimia
  • Tidak memicu alergi latex

Cocok untuk:

  • Bengkel otomotif
  • Industri manufaktur
  • Laboratorium industri

5. Sarung Tangan PVC

Sarung tangan PVC memiliki ketahanan yang baik terhadap bahan kimia dan cairan korosif.

Fungsi:

  • Melindungi dari asam dan basa ringan
  • Tahan minyak
  • Mengurangi risiko iritasi kulit

Cocok untuk:

  • Industri kimia
  • Pengolahan limbah
  • Kilang minyak

6. Sarung Tangan Kulit (Leather Gloves)

Sarung tangan kulit terkenal kuat dan tahan terhadap gesekan.

Fungsi:

  • Melindungi dari material kasar
  • Mengurangi risiko lecet
  • Memberikan perlindungan panas ringan

Cocok untuk:

  • Konstruksi
  • Pertukangan
  • Pengangkutan material

7. Sarung Tangan Las (Welding Gloves)

Dirancang khusus untuk pekerjaan pengelasan dengan material tahan panas.

Fungsi:

  • Menahan percikan api
  • Melindungi dari panas tinggi
  • Mengurangi risiko luka bakar

Cocok untuk:

  • Pengelasan SMAW
  • Pengelasan MIG
  • Pengelasan TIG

8. Sarung Tangan Anti Sayat (Cut Resistant Gloves)

Dibuat dari serat khusus seperti Kevlar atau HPPE yang memiliki ketahanan tinggi terhadap benda tajam.

Fungsi:

  • Mengurangi risiko luka sayat
  • Melindungi saat menangani logam atau kaca
  • Menjaga keamanan saat proses pemotongan

Cocok untuk:

  • Industri kaca
  • Industri logam
  • Pabrik manufaktur

9. Sarung Tangan Anti Getaran

Dilengkapi bantalan khusus untuk meredam getaran dari mesin.

Fungsi:

  • Mengurangi kelelahan tangan
  • Meredam getaran alat kerja
  • Membantu mencegah gangguan saraf akibat getaran

Cocok untuk:

  • Operator jack hammer
  • Pengguna gerinda
  • Operator chainsaw

10. Sarung Tangan Mekanik

Dirancang untuk memberikan perlindungan benturan sekaligus mempertahankan fleksibilitas tangan.

Fungsi:

  • Melindungi jari dan buku tangan
  • Memberikan grip yang baik
  • Mengurangi risiko cedera akibat benturan

Cocok untuk:

  • Mekanik
  • Teknisi alat berat
  • Pekerjaan otomotif

11. Sarung Tangan Tahan Panas

Digunakan untuk pekerjaan yang melibatkan suhu tinggi secara terus-menerus.

Fungsi:

  • Menahan panas ekstrem
  • Melindungi tangan saat memegang material panas
  • Mengurangi risiko luka bakar

Cocok untuk:

  • Industri peleburan
  • Furnace
  • Industri kaca

12. Sarung Tangan Cryogenic

Dirancang untuk melindungi tangan dari suhu sangat rendah.

Fungsi:

  • Mencegah frostbite
  • Melindungi dari cairan kriogenik
  • Menjaga keamanan saat menangani nitrogen cair

Cocok untuk:

  • Laboratorium
  • Industri gas
  • Penelitian kriogenik

13. Sarung Tangan Dielektrik

Sarung tangan khusus untuk pekerjaan kelistrikan.

Fungsi:

  • Mengisolasi aliran listrik
  • Mengurangi risiko sengatan listrik
  • Memberikan perlindungan pada pekerjaan tegangan tinggi

Cocok untuk:

  • Teknisi listrik
  • Maintenance panel
  • Gardu listrik

14. Sarung Tangan Sekali Pakai (Disposable Gloves)

Sarung tangan yang dirancang untuk satu kali penggunaan.

Fungsi:

  • Menjaga kebersihan
  • Mencegah kontaminasi produk
  • Praktis digunakan

Cocok untuk:

  • Industri makanan
  • Klinik kecantikan
  • Pengemasan produk

15. Sarung Tangan Kevlar

Menggunakan serat Kevlar yang terkenal kuat namun tetap ringan.

Fungsi:

  • Melindungi dari sayatan
  • Tahan panas ringan
  • Memiliki daya tahan tinggi

Cocok untuk:

  • Industri otomotif
  • Fabrikasi logam
  • Industri kaca

Tabel Jenis Sarung Tangan Safety dan Kegunaannya

Jenis Sarung TanganPerlindungan UtamaAplikasi
KatunDebu dan gesekan ringanGudang, logistik
KaretAir dan cairan ringanCleaning service
LatexHigienitasMedis
NitrileOli dan bahan kimiaOtomotif
PVCAsam dan basaIndustri kimia
KulitGesekan dan panas ringanKonstruksi
LasPercikan apiPengelasan
Anti SayatBenda tajamIndustri logam
Anti GetaranGetaran mesinOperator alat berat
MekanikBenturanBengkel
Tahan PanasSuhu tinggiFurnace
CryogenicSuhu ekstrem dinginLaboratorium
DielektrikListrikTeknisi listrik
DisposableKebersihanIndustri makanan
KevlarSayatan dan panas ringanFabrikasi

Cara Memilih Sarung Tangan Safety yang Tepat

1. Sesuaikan dengan Risiko Kerja

Pilih sarung tangan berdasarkan potensi bahaya yang paling dominan di area kerja.

2. Perhatikan Ukuran Sarung Tangan

Sarung tangan yang terlalu longgar atau terlalu sempit dapat mengurangi kenyamanan dan keamanan kerja.

3. Cek Sertifikasi Produk

Pastikan produk memiliki standar keselamatan yang sesuai untuk menjamin kualitas perlindungan.

FAQ Seputar Jenis Sarung Tangan Safety

Apa jenis sarung tangan safety yang paling sering digunakan?

Sarung tangan katun, nitrile, kulit, dan sarung tangan las merupakan jenis yang paling umum digunakan di industri dan konstruksi.

Kapan harus menggunakan sarung tangan nitrile?

Sarung tangan nitrile cocok digunakan saat bekerja dengan oli, grease, bahan bakar, atau bahan kimia ringan yang dapat merusak kulit.

Apakah sarung tangan anti sayat benar-benar tahan pisau?

Sarung tangan anti sayat dapat mengurangi risiko luka akibat benda tajam, tetapi tidak sepenuhnya kebal terhadap semua jenis pisau atau tekanan tinggi.

Apa perbedaan sarung tangan las dan sarung tangan tahan panas?

Sarung tangan las dirancang untuk melindungi dari percikan api dan logam cair, sedangkan sarung tangan tahan panas lebih difokuskan untuk kontak dengan material bersuhu tinggi.

Apakah sarung tangan disposable boleh digunakan kembali?

Tidak disarankan. Sarung tangan sekali pakai dirancang untuk satu kali penggunaan agar tetap higienis dan aman.

Similar Posts